Data Terbaru BPS Soal Okupansi Hotel di NTB

Gempa bumi yang melanda Lombok dan sekitarnya pada beberapa waktu lalu memang membuat penurunan dari wisatawan yang ada ke daerah tersebut. Hal ini sangatlah lumrah, mengingat setelah bencana besar – pasti ada kekhawatiran yang timbul akan terjadinya kembali bencana yang sama.

Meskipun begitu, berbagai kampanye serta promosi terus dilakukan oleh pemerintah setempat dengan menggadeng berbagai pihak guna mengajak kembali para wisatawan untuk berkunjung ke Lombok dan sekitarnya.

Dampak dari gempa bumi ini memang membuat penurunan pada tingkat okupansi hotel di NTB.

Data terbaru yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik NTB mencatat terjadi penurunan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) dibandingkan tahun baru. Data ini baru dirilis pada 1 November lalu.

Meskipun terjadi penurunan, sebenarnya persentasi penurunan ini jauh lebih baik karena tren positif sudah mulai terlihat terlihat dari perbandingan pengunjung hotel bulan Agustus TPK tercatat berada di angkat 28,18 persen sedangkan pada bulan September mencapai 34,85 persen.

Membangun Lombok kembali

Bencana yang melanda wilayah Lombok dan sekitarnya memang membuat kerugian yang besar bagi penduduk sekitar. Selain kerugian material, kerugian-kerugian lain seperti citra Lombok untuk negara lain sudah pasti turut berpengaruh.

Gempa bumi sudah lewat beberapa waktu lalu, dan saat ini adalah waktunya kembali untuk membangun Lombok dan mengembalikan citra Lombok sebagai salah satu tempat pariwisata terbarik di Indonesia.

Pembangunan kembali Lombok dan sekitarnya pasca gempa bumi memang memerlukan waktu yang tidak singkat. Ada banyak hal yang harus dikerjakan guna mengembalikan ‘kejayaan’ Lombok sebagai salah satu surga dunia yang dimiliki oleh Indonesia.

Data dari BPS ini tentu menjadi angin segar bagi pertumbuhan pariwisata Lombok pasca bencana dasyat gempat bumi beberapa waktu lalu.

Dari jumlah peningkatkan kunjungan hingga penginapan yang ada di NTB perlahan mulai naik kembali. Dengan kenaikan tersebut, artinya masyarakat luar Lombok baik turis mancegara maupun lokal telah menunjukkan kepercayaannya kembali pada Lombok meskipun belum lama mengalami gempa bumi yang dasyat.

Berbagai upaya juga terus dilakukan oleh pihak hotel seperti memberikan promo dan diskon bagi para tamu. Langkah-langkah kongkrit seperti ini diharapkan bisa kembali menggaet wisatawan ke daerah tersebut.

2 Hotel Indonesia Masuk Jajaran Hotel Elit Asia

Pertumbuhan hotel di Indonesia memang terus meningkat seiring dengan kebutuhan yang juga meningkat. Meskipun di Indonesia khususnya Jakarta sudah banyak hotel, tetapi masih ada beberapa hotel yang terus melakukan pembangunan guna memenuhi kebutuhan yang terus meningkat.

Peningkatan hotel di Indonesia sendiri juga didorong oleh banyak faktor.  Faktor penting lain yang juga menyebabkan terus menjamurnya bisnis perhotelan karena pariwisata di Indonesia yang semakin meningkat.

Masyarakat Indonesia saat ini sudah banyak yang menjadikan berlibur sebagai salah satu hal rutin dilakukan khususnya pada hari libur.

Dengan kebiasaan baru tersebut, kini kebutuhan untuk penginapan terus meningkat. Tempat penginapan yang meningkat bukan hanya hotel saja, tetapi ini juga mencakup motel, homestay dan jenis penginapan lainnya.

Dari banyak hotel di Indonesia, ternyata ada 2 hotel dari Indonesia yang masuk ke jajaran hotel elit di kawasan Asia. Hotel apa saja?

Raffles Jakarta dan Four Seasons Hotel Jakarta masuk jajaran hotel elit Asia

Conde Nast, media asal AS merilis ‘Reader’s Choice Awards’ setiap tahunnya. Media ini merilis mengenai negara untuk sektor pariwisata.

Dikutip melalui situs resmi Conde Nast, ternyata ada 2 hotel dari Indonesia yang masuk dalam jajaran hotel terbaik Asia tahun 2018 ini. Kategori yang dimaksud adalah Top Hotels in Asia.

Hotel yang masuk dalam jajaran elit hotel di Asia tersebut adalah Raffles Jakarta dan Four Seasons Hotel Jakarta.

Raffles Jakarta berada diperingkat ke-4 dari 20 kandidat, sementara Four Seasons Hotel Jakarta berada diperingkat ke-19 dari daftar tersebut.

Pemenang dalam daftar Top Hotels in Asia melalui tahap seleksi dari 30 ribu tempat yang ada diseluruh dunia. Pembaca akan diberikan berbagai kategori untuk dinilai.

Masuknya 2 hotel dari Indonesia ini tentu cukup membanggakan, pasalnya ini berarti menunjukkan bahwa industri perhotelan di Indonesia tidak kalah dengan yang ada di negara Asia lainnya.

Untuk daftar lengkap 20 hotel terbaik Asia versi Conde Nast adalah sebagai berikut :

COMO Uma Punakha, Bhutan
2. Como Uma Paro, Bhutan
3. Villa Maly
4. Raffles Hotel Jakarta, Indonesia
5. Park Hyat Saigon, Vietnam
6. Sofitel Legend Metropole, Vietnam
7. Grand Hyatt Taipei, Taiwan
8. Amansara, Kamboja
9. Shinta Mani Angkor, Kamboja
10. Three Camel Lodge, Mongolia
11. Mandarin Oriental Taipei, Taiwan
12. The Reverie Saigon, Vietnam
13. Belmond La Residence d’Angkor, Kamboja
14. La Residence, Vietnam
15. Villa Song Saigon, Vietnam
16. Conrad Seoul, Korea Selatan
17. Rosewood Pnhom Penh, Kamboja
18. Gangley Lodge, Bhutan
19. Four Seasons Hotel Jakarta, Indonesia
20. Four Seasons Hotel Seoul, Korea Selatan

Bandara Soetta Kini Dilengkapi Hotel Kapsul

Kebutuhan akan hotel yang terus meningkat membuat banyak orang yang tertarik terjun dalam industri perhotelan. Berbagai inovasi pun dikeluarkan guna menangkap dan merealisasikan ide bisnis perhotelan yang menjanjikan.

Salah satu hotel yang kini menjadi tren adalah seperti hotel kapsul. Lalu, apa itu hotel kapsul?

Hotel kapsul seperti namanya, merupakan kamar hotel yang berbeda dengan hotel pada umumnya. Dengan desain seperti kapsul, kamar hotel didesain sedemikian rupa sehingga memiliki bentuk mini seperti hal-nya kapsul.

Tren hotel kapsul ini pun semakin hari mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Melihat hal ini, bandara Soekarno-Hatta pun kini melengkapi fasilitas hotel kapsul yang berada di area bandara dan bisa digunakan untuk menginap jika diperlukan.

Hotel kapsul di Soetta ini menggunakan tema Space-Ship dan akan menjadi hotel kapsul pertama yang ada di bandara di Indonesia.

Tarif dan fasilitas apa saja yang ditawarkan hotel kapsul Sotta?

Untuk bisa menikmati hotel kapsul yang ada di Sotta tersebut, pengunjung harus mengeluarkan uang sebesar 375.000/malam atau 250.000/6 jam.

Dari harga itu, kamu bisa menikmati berbagai fasilitas umum seperti yang ada pada kamar hotel pada umumnya. Layanan seperti televisi dengan 50 channel lebih, gratis wi-fi, pemandian, loker hingga berbagai perlengkapan mandi mulai dari sabun hingga sampo.

Hotel kapsul yang ada di Sotta tersebut terdapat 2 versi yaitu tipe Alpha dan Beta. Perbedaan dari tipe Alpha dan Beta sendiri hanya terletak dari ukuran tv pada kamar. Untuk tipe Alpha, tv yang disedikan adalah untuk ukuran 22 inch sedangkan untuk Beta terdapat ukurang tv yang jauh lebih besar yaitu ukuran 32 inch.

Dengan adanya hotel kapsul ini, penumpang yang memiliki jadwal keberangkatan pagi dan takut tertinggal pesawat bisa memanfaatkan penginapan mini ini. Dengan menginap di hotel kapsul bandara Soetta, penumpang yang ingin berangkat jadwal pagi yang tidak memiliki jarak tempuh jauh ke bandara dari tempat tinggal bisa memanfaatkan hotel kapsul.

Kehadiran hotel kapsul ini menambah beragam fasilitas dari bandara Soekarno-Hatta guna untuk membuat dan menyediakan layanan lebih baik kepada konsumen.

Jakarta Peringkat 3 Pengembangan Hotel Tertinggi di Asia Pasifik

Meskipun di Jakarta sudah sangat banyak hotel, tetapi di Jakarta hingga saat ini masih saja dilakukan pembangunan untuk pembuatan hotel. Sebagai pusat dari segala pusat di Indonesia, memang ada banyak keperluan hotel sehingga pembangun hotel terus dilakukan karena melihat peluang besar pada industri ini.

Pertumbuhan hotel yang terus meningkat juga karena faktor permintaan yang stabil diatas 75 persen.

Dengan tingginya permintaan dan juga kestabilan tersebut, banyak pengembang yang juga akhirnya terus membuat berbagai pengembangan perhotelan guna memenuhi kebutuhan dan melihat peluang yang besar.

Menurut penelitian STR Global mengenai Hotel Supply Development, Jakarta masuk pada peringkat ke-3 untuk pengembangan hotel di Asia Pasifik. Pengembangan hotel di Jakarta bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa kota lain di Asia Pasifik.

Jumlah kamar hotel yang telah dibangun sejauh ini adalah 6823 kamar. Jumlah ini bahkan mencapai 12,1 persen dari total kamar hotel yang telah ada di Jakarta.

5 besar pertumbuhan hotel di Asia Pasifik

Untuk tingkat pertumbuhan terbesar di Asia Pasifik dipegang oleh Tokyo dengan jumlah 15.877 atau tumbuh 13,6 persen dari total kamar hotel yang ada dari Ibu Kota Jepang tersebut. Shanghai menempati peringkat ke-2 untuk pertumbuhan kamar.

Setelah Indonesia yang berada di peringkat ke-3, posisi berikutnya berturut-turut diikuti oleh Chengdu dan Guangzhou. Chengdu mengalami pertumbuhan sebesar 6376 kamar atau sebesar 9,0 persen dan Guangzhou mengalami pertumbuhan 6028 kamar sebesar 5,7 persen.

Secara keseluruhan STR Global mencatat ada 343.315 pembangunan yang sedang terjadi untuk 1534 hotel yang ada diseluruh Asia Pasifik. Total pembangunan saat ini merupakan 27,1 persen dari jumlah kamar hotel yang sudah ada atau yang telah beroperasi. Sebanyak 61.991 hotel sedang dibuat dari 1236 hotel yang ada diseluruh Asia Pasifik.

Perkembangan industri hotel di Asia Pasifik atau Indonesia secara khusus memang mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Selain Jakarta, daerah atau kota-kota lain di Indonesia juga sedang giat membangun hotel karena melihat semakin banyaknya masyarakat yang membutuhkan penginapan untuk berbagai keperluan seperti berlibur hingga keperluan perjalanan bisnis.

Hotel Ini Beri Diskon Bagi Tamu Yang Tak Main HP

Perkembangan teknologi seperti hadirnya smartphone yang memiliki fitur yang semakin canggih memang membantu banyak hal. Berbagai aktifitas kini bisa dilakukan lebih mudah berkat adanya smartphone dengan sokongan internet.

Tak pelak dengan kemudahan dan semakin terjangkaunya harga internet serta smartphone membuat setiap orang kini bisa memiliki keduanya dengan mudah. Tidak seperti beberapa tahun lalu, kini dengan harga murah – setiap orang bisa memiliki smartphone canggih serta internet yang terjangkau pula.

Pertumbuhan internet juga diprediksi terus meningkat, dan bila tidak bijak – maka hal-hal negatif bisa terjadi.

Salah satu dampak negatif yang bisa ditimbulkan oleh smartphone adalah kecanduan. Bahkan, menurut penelitian – kecanduan memainkan smartphoen sama bahayanya dengan kecanduan narkoba!

Sangat penting membatasi sehingga tidak ketergantungan lebih jauh dengan smartphone, khususnya menghindari kecanduan dari smartphone.

Sudah banyak orang/lembaga yang mengkampanyekan untuk menghindari pemakaian smartphone berlebih karena beresiko kecanduan sehingga tak hanya merugikan orang lain, tetapi ini juga merugikan diri sendiri.

Hotel beri diskon khusus bagi tamu yang tak main smartphone!

Jaringan hotel dari Amerika Serikat, Wyndham Grand berupaya untuk mengkampanyekan tidak memainkan smartphone secara berlebihan dengan memberikan promo fasilitas dan layanan VIP bagi tamu yang tidak menggunakan smartphone serta layanan lain yang berhubungan dengan elektronik dan internet selama menginap di hotel tersebut.

Ada pun promosi ini merupakan kerjasama antara Wyndham Grand bersama Yondr.

Yondr sendiri merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa untuk detoks kecanduan smartphone dan barang elektronik lainnya.

Promosi ini bisa dinikmati hingga 12 November 2018 dan dapat dinikmati di jaringan hotel Wyndham Grand, yakni; Wydham Grand Orlando Bonnet Creek Resort, Wyndham Grand Clearwater Beach Resort, Wyndham Grand Chicago Riverfront, The Mills House, dan Hotel Galvez & Spa.

Untuk menikamti promo ini sangatlah mudah. Kamu hanya cukup check-in ketika menginap disalah satu jaringan hotel tadi, dan menitipkan semua barang elektronik kamu selama menginap di hotel tersebut.

Layanan yang bisa didapat seperti paket makan dan minum gratis, area kolam renang eksklusif serta kesempatan mendapatkan voucher menginap gratis.

Wah, kalau dengan tawaran menarik ini – apakah kamu bisa hidup tanpa smartphone dan internet dalam beberapa hari? 😀

Hal Yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Menginap di Hotel Berbintang

Menginap di hotel merupakan salah satu hal yang bisa dilakukan oleh mereka yang bepergian ke luar kota/negeri. Meskipun ada banyak jenis tempat penginapan, hotel merupakan tempat penginapan paling lumrah dan paling mudah ditemui dimana pun.

Bagi sebagian orang, menginap di hotel mungkin akan menjadi pengalaman pertamanya. Dan lumrah saja bila ingin menginap di hotel masih merasa bingung harus mempersiapkan apa saja. Maklum, memang ketika ingin menginap di hotel memerlukan dokumen seperti KTP.

Selain itu, menginap di hotel mungkin ‘menakutkan’ bagi sebagian orang karena tidak mengerti dan takut malu. Jadi mereka akhirnya mencari tahu apa saja perlu diketahui sebelum menginap di hotel berbintang.

Nah, untuk itu – kami ingin memberikan informasi mengenai apa saja yang perlu kamu ketahui sebelum menginap di hotel. Cekidot!

Bawa kartu identitas diri

Ini adalah hal yang sangat penting. Hampir dipastikan kamu tidak bisa menginap di hotel apabila tidak memiliki kartu identitas diri seperti KTP. Jika kamu menginap bersama pasangan beda jenis dan belum menikah, biasanya kamu tidak diperkenankan untuk satu kamar.

Kartu kamar sebagai pengganti kunci

Hotel berbintang hampir semunya kini tak lagi menggunakan kunci pada umumnya. Mereka biasanya akan memberikan Cardlock Hotel atau kartu kamar yang merupakan akses menuju kamar baik lift atau masuk ke kamar itu sendiri. Jadi, kamu jangan kaget dan bingun jika menginap hanya dikasih kartu ya!

Lampu kamar akan mati sebelum dimasuki

Saat kamu memasuki hotel untuk pertama kalinya, kamu tidak perlu kaget jika kamar dalam keadaan gelap atau mati lampu. Kamar hotel yang tidak ada penghuni memang lampunya akan mati, dan untuk menghidupkan kamar ini gunakan kartu hotel tadi. Fungsi kartu tersebut juga untuk mengaktifkan lampu dan listri kamar.

Tidak bawa perlengakapan mandi? hotel sudah sediakan!

Jika kamu berencana menginap di hotel, kamu tidak perlu khawatir jika tidak membawa peralatan dan perlengkapan mandi. Semua hal tersebut sudah disediakan oleh pihak hotel, jadi kamu cukup membawa diri saja.

Tidak semua makanan yang di hotel gratis

Ada kalanya di kamar hotel tersedia makanan kecil seperti snack. Ini bisa saja gratis bisa saja tidak. Perhatikan keterangan yang biasanya ada didekat makanan tersebut – biasanya disana terdapat keterangan apakah itu makanan yagn diberikan secara gratis atau tidak.

Awas! Memberi Review Palsu di Situs Ini Bisa Dipidana

Saat ini, berbagai layanan untuk memesan tiket pesawat hingga kamar hotel bukan menjadi hal yang aneh lagi. Sudah banyak aplikasi yang menyediakan berbagai fasilitas tadi hanya dalam genggaman smartphone Anda!

Dari berbagai aplikasi smartphone, ada banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan. Selain untuk mencari dan memesan seperti tiket pesawat atau hotel, pengguna juga bisa mendapatkan informasi lain seperti review suatu tempat hingga hotel yang ingin di-inap.

Memberikan review menjadi hal yang bisa dilakukan oleh mereka yang telah menggunakan jasa transportasi atau hotel. Biasanya, seseorang yang rajin memberikan review dari tempat atau hotel yang dikunjunginya pada suatu aplikasi akan mendapatkan berupa reward. Ini adalah salah satu hal menarik yang banyak dikejar berbagai reviewer tadi.

Bagi calon pengguna layanan baik hotel atau yang lainnya, melihat review merupakan hal pertama kali yang harus dilakukan. Melihat cerita atau pengalaman orang yang pernah menggunakan hotel, layanan lain bisa menjadi pertimbangan penting sebelum memutuskan memilih hotel mana yang ingin dipilih.

Tetapi, tak jarang ini dimanfaatkan oleh oknum pemilik usaha yang  membuat review palsu guna membuat calon pengunjung tertarik, tetapi jika Anda berpikir untuk melakukan hal ini, siap-siap untuk dipenjara dan kena denda bila ketahuan!

Dipenjara karena membuat review palsu

Di Italia, PromoSalento yang merupakan perusahaan penyedia layanan review palsu untuk hotel dan restoran di dakwa penjara 9 bulan dan denda sebesar 137 juta rupiah akibat terbukti memberikan review palsu pada aplikasi TripAdvisor.

Perusahaan tersebut di dakwa bersalah lantaran memberikan review palsu sehingga membuat orang yang melihat review dan fakta akan mendapatkan hasil yang jauh berbeda. Tentu saja tindakan review palsu ini bisa merugikan bagi orang-orang yang melihat review dan memutuskan mengujungi restoran atau hotel karena meliaht review tersebut.

Ini menjadi pembelajaran bagi siapa saja yang memalsukan review. Tindakan ini sangat merugikan bukan hanya bagi pemilik usaha, melainkan juga bagi orang-orang yang ingin menggunakan layanan hotel, restoran atau yang lainnya yang mempertimbangkan review.

Ketidakcocokan antara review dan fakta yang ada di lapangan menjadi hal yang merugikan, jadi sebelum ditindak – sebaiknya jangan sesekali berpikir untuk membuat review palsu, ya!

Apa Itu Hotel Syariah?

Industri hotel terus mengalami kemajuan. Pertumbuhan industri hotel memang tidak lepas dari berbagai kebutuhan akan tempat penginapan untuk berbagai tujuan.

Mulai dari pariwisata hingga bisnis, hotel tumbuh berkembang pesat khususnya pada daerah-daerah yang memang memiliki fokus pada dunia pariwisata dan bisnis. Teknologi juga turut andil dalam kemajuan industri hotel yang ada saat ini.

Yang menarik, pertumbuhan hotel juga kini semakin memiliki variasi seperti mulai bermunculannya hotel-hotel syariah. Lalu apa itu hotel syariah?

Hotel syariah sama halnya dengan hotel pada umumnya, hanya terdapat beberapa hal seperti aturan saja yang berbeda(perbedaannya akan kami jelaskan dibawah). Yang pasti, hotel syariah meskipun menggunakan aturan hukum Islam, tetapi hotel syariah juga bisa diperuntukkan bagi non-Islam seperti halnya bank syariah yang juga dapat dinikmatmi oleh berbagai agama yang bukan Islam.

Beberapa perbedaan hotel syariah dan hotel konvesional umum seperti :

Tidak boleh menginap bareng yang bukan muhrim!

Di Indonesia, aturan semacam ini sebenarnya ada meskipun tidak tertulis jelas. Meski begitu, hotel konvesional pada umumnya tampaknya masih menerima laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim untuk menginap di satu kamar yang sama.

Hal yang sama akan berbeda jika Anda ingin menginap di hotel syariah.

Jika Anda ingin menginap dengan lawan jenis, Anda harus bisa menunjukkan buku nikah atau bukti pernikahan yang menunjukkan Anda merupakan pasangan yang sah, jika tidak? Anda tidak diperkenankan menginap di hotel ini!

Karyawan ber-jilbab dan ber-peci

Beberapa hotel konvesional mungkin pada beberapa momen seperti puasa atau lebaran membuat kebijakan karyawannya untuk mengenakan jilbab dan peci, tetapi pada hari biasa makan akan tampil seperti biasa.

Di hotel syariah, Anda akan menemukan karyawan yang memang harus selalu mengenakan jilbab dan peci sepanjang waktu.

Hanya ada makanan dan minuman halal

Umumnya, di hotel konvesional memiliki bar yang memiliki berbagai minuman beralkohol. Di hotel syariah, Anda tidak akan menemukan bar atau minuman dan makanan yang diharamkan sesuai dengan syariat Islam.

Terdapat fasilitas wudhu yang layak

Umumnya, masih banyak hotel di Indonesia yang belum memiliki fasilitas seperti wudhu yang layak – jika pun ada, ini masih terbatas dan kecil.

Di hotel syariah, Anda akan dengan mudah menemukan fasilitas wudhu yang layak.

Terdapat Al-Qur’an, tempat beribadah dan bersuci

Hotel syariah memiliki setiap kamar yang dilengkapi dengan Al-Qur’an, tempat untuk sholat dan tentu saja tempat untuk bersuci/wudhu. Kalau ini sudah jelas hotel konvesional tidak memilikinya pada setiap kamar.

Nah, itu tadi beberapa perbedaan antara hotel syariah dan konvesional. Meski begitu, baik dari sisi layanan dan fasilitas secara umum, hotel syariah juga tidak kalah keren dan yang pasti, ini bukan hanya untuk mereka yang beragama Islam saja ya. Jadi tidak perlu ragu untuk mencoba menginap di hotel syariah.

Fakta Unik Hotel Indonesia

Hotel Indonesia(HI) merupakan salah satu bangunan bersejarah dan masih menjadi bagian penting untuk Jakarta secara khusus dan Indonesia secara umum hingga saat ini.

Kawasan HI merupakan salah satu kawasan tersibuk, dan melewati daerah ini maka tak jarang dihadapkan dengan lalu lintas sibuk hampir setiap harinya.

Sebelum seperti saat ini, Hotel Indonesia merupakan bangunan penting khususnya untuk pariwisata di Indonesia dan hotel ini sendiri dibangun dalam rangka menyambut Asian Games, dimana Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah untuk kali pertama pada tahun 1962.

Dan baru saja, Asian Games 2018 berlalu dan Asian Games 2018 menjadi kali kedua bagi Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan event 4 tahunan tersebut.

Kembali ke Hotel Indonesia tadi, bangunan ini diresmikan oleh Bung Karnoa pada tanggal 5 Agustus 1962 atau 3 minggu sebelum diberlangsungkannya Asian Games tersebut. Ini menjadi salah satu catatan penting bagi industri pariwisata Indonesia seperti yang dikatakan oleh Bung Karno dalam pidatonya kala meresmikan hotel tersebut.

Nah, berbicara tentang HI, ada beberapa fakta menarik yang mungkin belum kamu ketahui. Apa saja?

Bung Karno minta tersedia kamar tanpa AC

Salah satu hal menarik kala itu adalah permintaan yang cukup aneh dari Bung Karno dalam pembangunan HI. Adalah permintaan untuk disediakan kamar hotel tanpa AC.

Permintaan yang terbilang cukup aneh tersebut ternyata bukan tanpa alasan – tak lain dan tak bukan alasan Bung Karno meminta hal tersebut karena ingin tamu yang menginap bisa merasakan bagaimana tinggal di daerah tropis dan merasakan langsung kesejukan udara dari ventilasi.

Nasi Goreng menjadi makanan termurah di HI saat itu

Nasi Goreng memang sudah sangat dikenal sejak dahulu, dan ini juga menjadi salah satu menu yang disediakan oleh Hotel Indonesia saat awal-awal dibangun.

Yang menariknya, Nasi Goreng merupakan makanan paling murah di HI kala itu. Harga Nasi Goreng kala itu dibandrol dengan harga Rp. 1000, harga ini cukup mahal karena 60 kali lipat dari harga Nasi Goreng harga pasaran.

HI dibangun saat ekonomi Indonesia susah

Pembangunan HI awalnya menjadi sangat kontroversial. Kontroversi tentu saja karena pembangunan HI ini hanya berselang dari 3 tahun devaluasi terjadi hingga 75 persen.

Meski sempat menjadi kontroversi, HI tetap dibangun dan bisa menjadi salah satu pionir pariwisata Indonesia seperti harapan Bung Karno.

Pulihkan Pariwisata, Hotel di Lombok Beri Penawaran Menarik

Gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di daerah Nusa Tenggara Barat membuat berbagai wisatawan yang sedang berada disana atau yang merencanakan liburan ke daerah tersebut mengalami kepanikan. Meskipun sebenarnya gempa dengan kerusakan parah hanya terjadi disebagian Lombok, tetapi banyak masyarakat yang masih termakan isu bencana alam seperti Tsunami yang bisa melanda daerah tersebut.

Sebelumnya, pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana(BNPB) mengatakan bahwa tidak perlu ada kekhawatiran berlebih terkait dengan bencana yang melanda Lombok karena tidak semua daerah Lombok terkenda dampak. Meskipun aman, BNPB juga turut menghibau wisatawan tetap mewaspadai kemungkinan-kemungkinan terburuk yang bisa terjadi.

Melihat isu dan menurunnya wisatawan yang datang ke Lombok, banyak hotel yang akhirnya menawarkan promo hotel menarik sehingga diharapkan dapat menarik kembali wisatawan untuk datang berkunjung ke Lombok.

Hotel yang ada aman dari gempa

Gempa yang terjadi di Lombok memang membuat beberapa bangunan runtuh, tetapi hotel-hotel yang ada disekitar Lombok tetap aman dan hanya ornamen-ornamen yang terkena dampak sehingga runtuh.

Ketua Badan Promosi Wisata Daerah (BPPD) Fauzan Zakaria menjelaskan bahwa hotel-hotel yang ada di Lombok akan memberikan penawaran menarik bagi para tamu secara acak. Contoh yang dijelaskan oleh Fauzan adalah misal menginap selama 3 hari 2 malam dan cukup membayar 1 malam saja.

Selain itu, beberapa penawaran menarik ditawarkan dengan nama hot deals. Penawaran ini akan diberikan hotel-hotel yang terkena dampak gempa secara langsung. Program ini dicanangkan akan diselenggarakan hingga akhir tahun nanti.

Perlu waktu memang untuk mengembalikan kepercayaan para wisatawan untuk kembali ke Lombok. Hal ini tentu lumrah karena Lombok memang masih diguncang oleh getaran dan membuat orang masih tidak ingin mengambil resiko dalam waktu dekat untuk kembali ke Lombok.

Bencana gempa bumi yang melanda Lombok memang masih menjadi perhatian bagi banyak orang. Setidaknya hingga hari ini korban yang tewas akibat bencana tersebut mencapai lebih dari 300 orang. Selain korban jiwa, hal lain yang perlu dipulihkan adalah rasa trauma bagi masyarakat yang menjadi korban.